jump to navigation

Q: Apa sih beda performance test dan mechanical run test Desember 9, 2007

Posted by kampungmelayu in Uncategorized.
trackback

Answer

Sebenarnya secara definisi, bisa dilihat di API terkait tapi secara umum – dalam bahasa yang lebih membumi – keduanya bisa dibedakan sebagai berikut:

Performance test ditujukan untuk mengecek kemampuan rotating equipment mencapai kurva performa yang diinginkan / dijanjikan oleh vendor. Yang paling umum tentunya untuk centrifugal (baik pump maupun kompressor) adalah head-capacity curve. Nah, saat pengetesan performance (kinerja) ini biasanya vibrasi, power, bearing temperature juga diukur.

Mechanical run test lebih ditujukan pada kemampuan rotating equipment untuk bekerja dalam waktu yang panjang (biasanya bisa sampai 4 jam) dengan syarat temperature oil telah stabil (sudah bersirkulasi dengan sempurna). Saat run test hal-hal yang belum tentu digaransi (seperti oil leak, air leak) juga ditest. Test run juga harus jelas apakah shop device atau contract device (shaft, bearing, cooler system) yang boleh digunakan.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.