jump to navigation

Q: Apa itu capacity control di plunger pump Juli 18, 2008

Posted by kampungmelayu in Uncategorized.
add a comment

Answer

Plunger pump adalah API 675 (control volume recip) dimana dirancang utk memompa specific volume terhadap positive differential pressure antara suction dan discharge pompa. Secara umum, normalnya delivered volume di kendalikan (controllable) dalam setting 1% toleransi.

Ada beberapa mekanisme capacity control: micrometer (manual), electronic dan pneumatic, atau dengan speed capacity control.

Pada mekanisme micrometer, terdapat hand-knob di pompa yang bisa diadjust untuk me’longgarkan’ stroke locking screw. Lakukan sampai persentasi kapasitas yang diinginkan terlihat di stroke indicator plate (yang terdapat di dekat hand-knob).

Untuk electronic dan pneumatic, setting bisa dilakukan di control unit dengan bantuan signal electronic atau pneumatic.

Untuk speed capacity control tentunya dengan menggunakan variable speed motor yang bisa mengatur kecepatan driver. Perlu dicermati efek komersial dan penambahan panel dari MCC terhadap penggunaan speed control ini.

Q: Bagaimana men-sizing piping untuk recip pump Juli 18, 2008

Posted by kampungmelayu in Pump.
add a comment

Answer

Recip pump mempunyai karakteristik pulsation flow dimana (teoritikal) pump delivery akan mengikuti kira-kira seperti kurva sinusoidal dengan puncak flow sesaat 3.14 (phi) dari flow rate rata-rata. Untuk itu perlu dipertimbangkan bahwa piping harus didesain 3.14 x dari pump capacity.

Apakah harus selalu begitu? Tidak juga, anda harus mencermati juga kecepatan fluida di piping (jangan terlalu cepat / lambat) dan juga optimasi mengurangi rugi aliran viscous.

Q: Apakah benar Oil free compressor tidak perlu lubricant Juni 20, 2008

Posted by kampungmelayu in Uncategorized.
add a comment

Answer

Belum tentu. Biasanya oil free compressor itu berarti bahwa tidak ada oil / lubrication untuk cylinder (sebagai coolant). Namun untuk bearing, biasanya tetap digunakan oil sebagai lubrikasi. Tapi ini tidak mempengaruhi ‘kebersihan’ dari delivered air, karena oil di bearing tidak akan bersentuhan langsung dengan udara yang di kompress.

Namun, jika yang digunakan adalah magnetic bearing, maka ya oil free compressor tidak memerlukan oil setitik pun.

Q: Oil free atau Oil Flooded Air Compressor Juni 20, 2008

Posted by kampungmelayu in Compressor.
add a comment

Answer

Oil free air compressor biasanya dipilih untuk aplikasi dimana tidak boleh ada oil carry over dalam utility / instrument air dalam unit process-nya. Biasanya ini diterapkan di pabrik petrochemical, pharmaceutical, etc yang productnya sangat sensitif terhadap contaminant.

Kebalikannya, untuk general purpose industry (termasuk diantaranya oil and gas), oil flooded (oil lubricated) bisa diterima. Jika memang dikhawatirkan akan ada oil carry over, biasanya setelah air compressor dipasang pre filter yang cocok untuk oil removal filtration.

Kadar oil dalam udara biasanya mengacu ke ISO 8573-1 sbb:

Class 1: less than 0.01 mg/m3; Class 2: less than 0.1 mg/m3, Class 3: less than 1 mg/m3

 

 

 

Q: Apa sih beda performance test dan mechanical run test Desember 9, 2007

Posted by kampungmelayu in Uncategorized.
add a comment

Answer

Sebenarnya secara definisi, bisa dilihat di API terkait tapi secara umum – dalam bahasa yang lebih membumi – keduanya bisa dibedakan sebagai berikut:

Performance test ditujukan untuk mengecek kemampuan rotating equipment mencapai kurva performa yang diinginkan / dijanjikan oleh vendor. Yang paling umum tentunya untuk centrifugal (baik pump maupun kompressor) adalah head-capacity curve. Nah, saat pengetesan performance (kinerja) ini biasanya vibrasi, power, bearing temperature juga diukur.

Mechanical run test lebih ditujukan pada kemampuan rotating equipment untuk bekerja dalam waktu yang panjang (biasanya bisa sampai 4 jam) dengan syarat temperature oil telah stabil (sudah bersirkulasi dengan sempurna). Saat run test hal-hal yang belum tentu digaransi (seperti oil leak, air leak) juga ditest. Test run juga harus jelas apakah shop device atau contract device (shaft, bearing, cooler system) yang boleh digunakan.

Q: Apakah Recip Compressor perlu performance test at shop? Desember 9, 2007

Posted by kampungmelayu in Compressor.
add a comment

Answer

Biasanya reciprocating compressor (baik API 11P maupun API 618) hanya menjalani mechanical run test sekitar 4 jam di shop, itupun dalam keadaan unloaded (silinder valve dicopot).

Sedangkan full load performance test sangat tidak umum dilaksanakan karena tidak praktis (karena umumnya recip adalah high-duty) dan juga karena performance dan kapasitas bisa diprediksi dengan mengetahui dimensi silender, kecepatan piston dan juga K-value dari gas yang digunakan.

Perlu diingat, perbedaan utama dan prinsip dari performance test dan mechanical run test. Bisa dibaca diposting terkait

Q: Bagaimana mensikapi deviasi terhadap API? Desember 9, 2007

Posted by kampungmelayu in Compressor, Gas Turbine, Pump, Standard & Code.
add a comment

Answer:

Secara umum, hampir gak ada satu factory/manufakturer yang bisa comply 100% terhadap API (atau international standar lainnya), biasanya mereka menyebutnya sebagai clarification (penjelasan) dan exception (pengecualian). Saya kira ini memang masuk akal, karena sebenernya API (dan std lainnya) ‘hanya’ kumpulan best practice dan merupakan sarana untuk apple-to-apple, bukan semacam check list atau kitab suci yang harus dipatuhi oleh semua pihak.

(lagi…)

Q: Tentang low flow pump? Desember 2, 2007

Posted by kampungmelayu in Pump.
add a comment

Answer

Seringkali dalam pemilihan pompa kita dihadapkan pada situasi dimana pompa yang dipilih hanya memerlukan low flow (kapasitas yang rendah). Jika low flow high head, mungkin agak lebih ‘menantang’ karena anda bisa memikirkan alternative high speed pump (seperti sundyne). Tapi jika low flow low-to-normal-head, anda ‘terpaksa’ memilih pompa yang mempunyai karakteristik performance curve di sebelah kiri, dimana rated capacity bisa lebih kecil daripada minimum flow yang harus dikenakan pada model pompa tersebut.

(lagi…)

Q: Apa saja yang mempengaruhi de-rating Gas Turbine? Desember 2, 2007

Posted by kampungmelayu in Gas Turbine.
add a comment

Answer

De-rating bermakna disini sebagai turunnya published power dari gas turbine karena faktor lingkungan tempat GT tsb dipasang. Misalnya, GT yang mempunyai published power 7 MW (power yang tertulis di brosur berdasarkan standard condition – ISO) akan memiliki power yang berkurang begitu dipasang dilapangan dengan konfigurasi lengkap dan di daerah tertentu (tropis misalnya).

Faktor derating itu antara lain:

(lagi…)

Q: Bagaimana memilih antara API 618 dan API 11P? Desember 1, 2007

Posted by kampungmelayu in Compressor.
add a comment

Answer

Ini pertanyaan menarik dan sangat sering ditemui pada saat studi kompressor!

Kedua API itu digunakan untuk reciprocating compressor. API 618 berjudul

Reciprocating Compressors for Petroleum, Chemical, and Gas Industry Services, sementara API 11P berjudul

Packaged Reciprocating Compressors for Oil and Gas Production Services.

(lagi…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.